Acara ‘Bukan Empat Mata’ kali ini tak masuk daftar program televisi terburuk.
Selasa, 23 Juni 2009, 12:01 WIB
Elin Yunita Kristanti, Aries Setiawan
VIVAnews -Ratusan judul tayangan berseliweran di televisi tiap harinya. Untuk mengetahui kualitas tayangan di layar kaca, Yayasan Sains dan Estetika (SET), Yayasan Tifa, dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) kembali menyelenggarakan rating program-program televisi berbasis pada kualitas.
Menurut Deputi Direktur Yayasan SET, Agus Sudibyo penelitian ini dilakukan selama April-Mei 2009.
Metode penelitian, tambah, dia menggunakan peer review assessment. Caranya menjaring penilaian 220 kalangan terpelajar terhadap program-program televisi secara umum dan penilaian kualitas program-program televisi berating tinggi.
”Responden terdiri atas tamatan SMA (9,9 persen), mahasiswa (14,6 persen), Diploma (3,8 persen), S1 (51,9 persen), dan S2 (19,8 persen),” kata dia dalam paparannya di Gedung Universitas Tarumanegara, Jalan Letjen S Parman No 1, Grogol, Jakarta Utara, Selasa 23 Juni 2009.
Hasilnya, sinetron komedi ‘Suami-suami Takut Istri’ menggeser Sinetron Muslimah sebagai program televisi terburuk, menurut hasil riset serupa yang dilansir April 2009. Sedangkan ‘Bukan Empat Mata’ yang sebelumnya menduduki posisi keempat sebagai yang terburuk, kali ini keluar dari daftar program terburuk.
Sementara, ‘Kick Andy’ masih bertahan sebagai program televisi terbaik.
Berikut program televisi terburuk hasil riset Yayasan SET:
- Suami-suami Takut Istri, Trans TV, (10,4 persen)
- Sinetron Muslimah, Indosiar (9,4 persen)
- Curhat dengan Anjasmara, TPI ( 6,6 persen)
- Sinetron Inayah, Indosiar (5,7 persen)
- Ronaldowati 2, TPI (4,7 persen)
- Termehek-mehek, Trans TV (4,2 persen)
- sisanya, 59,0 persen
Program televisi terbaik:
- Kick Andy, Metro TV (33,5 persen)
- Apa Kabar Indonesia Malam, tvone (6,6 persen)
- Liputan6 Petang, SCTV (6,1 persen)
- Seputar Indonesia, RCTI (3,8 persen)
- Bocah Petualang, Trans7 (3,3 persen)
- sisanya, 46,7 persen
- VIVAnews
http://nasional.vivanews.com/news/read/69048-_suami_suami_takut_istri__program_tv_terburuk


Sebetulnya penilain terburuk itu dalam segi apanya ?
artisnya, ceritanya, atau apanya ?
Oleh: aoem on Juli 15, 2009
at 5:26 am
YTh….. Kategori penilaian ada semua di laporan yang kami presentasikan : apakah memberikan model perilaku yang baik kepada pemirsa, apakah mengangkat tema yang relevans dengan pemirsa, apakah meningkatkan kepedulian/kepekaan sosial, apakah menghibur, apakah menambahkan pengetahuan dan informasi? apakah mengandung muatan pornografi atau kekerasan? apakah bias gender? salam,
Agus Sudibyo Deputi Direktur Yayasan Sains Estetika dan Teknologi (SET) Jln. Danau Jempang B III No. 81 Bendungan Hilir Jakarta Pusat Blog : http://www.agussudibyo.wordpress.com
Oleh: Agus Sudibyo on Juli 16, 2009
at 11:12 am
Wah sungguh bagus tayangan suami -suami takut istri.Alasanya adalah di kehidupan masyarakat memang bayak keluarga yang seperti yang digambarkan sinetron itu, hamya mungkin tidak terekplus keluar. terutama untuk laki -laki yang punya dengan istri kemampuan segalanya lebih. itu sih wajar saja.Jadi tayangan ini adalah merupakan pasemon, supaya suami itu diusahakan jangan takut istri dengan cara jangan kalah dengan istri
Oleh: Puji Raharjo on Agustus 1, 2009
at 7:07 am