Oleh: Agus Sudibyo | Maret 10, 2008

RUU KMIP Pertaruhan Komitmen DPR

 

Kompas, Sabtu, 02 Juli 2005

Jakarta, Kompas – Pekan depan menjadi pertaruhan komitmen DPR untuk meloloskan Rancangan Undang-Undang mengenai Kebebasan Memperoleh Informasi Publik. Persetujuan paripurna DPR atas usulan inisiatif itu akan menjadi langkah awal pengesahan aturan yang diyakini bakal menjadi perangkat dasar kontrol masyarakat.

Koordinator Lobi Koalisi untuk Kebebasan Informasi Agus Sudibyo di Jakarta, Jumat (1/7), mengaku berharap DPR bisa meloloskan usulan inisiatif RUU Kebebasan Memperoleh Informasi Publik (KMIP) yang drafnya sebenarnya sudah selesai dibahas DPR periode lalu. RUU KMIP termasuk dalam 55 RUU prioritas Program Legislasi Nasional pada 2005. Pekan depan merupakan pertaruhan komitmen DPR karena selepas itu DPR akan segera memasuki masa reses. ”Mestinya tidak sulit lagi karena drafnya sudah rampung,” katanya.

Menurut catatan Kompas, RUU KMIP mulai muncul tahun 2000 dan kemudian menjadi inisiatif DPR. Februari 2003, DPR membentuk Panitia Khusus RUU KMIP setelah tertunda dua kali. Setelah terjadi tarik-ulur menyangkut hak memperoleh informasi publik dengan prinsip kerahasiaan negara, draf DPR selesai, tetapi kemudian terhenti di pemerintah sampai saat ini.

Anggota Komisi I DPR Cyprianus Aoer (F-PDIP, NTT I) dan Djoko Susilo (F-PAN, Jawa Tengah X) mengaku Komisi I sudah sependapat untuk mengajukan RUU KMIP sebagai inisiatif DPR. Sedianya usulan itu disampaikan dalam paripurna DPR pekan ini, tetapi diundurkan ke pekan depan karena padatnya agenda rapat paripurna. (DIK)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: