Oleh: Agus Sudibyo | Maret 10, 2008

RUU Rahasia Negara Tidak Perhatikan Publik

 

Rancangan Undang-Undang Rahasia Negara dinilai tidak melindungi kepentingan publik bila dilihat dari definisi dan klasifikasi rahasia negara. ”Hingga kini terdapat tiga RUU Rahasia Negara, yaitu versi Fakultas Hukum Universitas Indonesia, DPR, dan pemerintah,” kata Koordinator Lobi Koalisi untuk Kebebasan Informasi Agus Sudibyo dalam dialog ”Mengkritisi RUU Intelijen Negara, Rahasia Negara, dan Kebebasan Memperoleh Informasi Publik” yang diselenggarakan Komisi Hukum Nasional, Selasa (25/10).

Agus mengatakan, dalam RUU Rahasia Negara versi DPR, definisi rahasia negara tidak jelas. Hanya dikatakan keterangan atau benda-benda yang berkaitan dengan keselamatan negara yang tidak dapat atau tak boleh diketahui, dimiliki, dan dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tak berhak. RUU Rahasia Negara versi Fakultas Hukum UI menyebutkan, rahasia negara adalah informasi yang terkait pertahanan keamanan negara, seperti operasi militer teknologi persenjataan, kegiatan diplomatik kegiatan intelijen, dan pengembangan kriptografi. ”Kalau memang akan dibahas, sebaiknya ditegaskan draf mana yang akan dibahas,” kata Agus.

Sementara Staf Ahli Menteri Pertahanan Bidang Politik Mayjen Prasetyo mengatakan, saat ini pemerintah masih mencari masukan-masukan untuk penyusunan draf RUU Rahasia Negara. Dengan demikian, lanjutnya, diharapkan RUU Rahasia Negara dapat memberikan akses yang diperlukan publik, tetapi mampu melindungi informasi rahasia negara (Kompas)

http://www.indonesia.nl


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: