Oleh: Agus Sudibyo | Januari 14, 2010

Arus Penolakan Peleburan TVRI dan RRI Menguat

Rabu, 13 Januari 2010/15:39 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta -Sejumlah organisasi massa menolak pemberlakuan Rancangan Peraturan Pemerintah tentang Lembaga Penyiaran Publik. Mereka menilai aturan tersebut mengancam proses demokratisasi.

“Ketentuan itu mengancam kedudukan Televisi Republik Indonesia dan Radio Republik Indonesia sebagai lembaga penyiaran publik,” seperti dikutip siaran pers Deputi Direktur Yayasan SET (Sains, Estetika dan Teknologi), Rabu (13/1).

Rancangan PP Lembaga Penyiaran Publik, diperkenalkan Kementrian Komunikasi dan Informatika sejak tahun lalu. Ketentuan tersebut mengatur pembubaran TVRI dan RRI atas alasan efisiensi anggaran, sumber daya dan organisasi.

Kedua lembaga penyiaran itu nantinya akan dilebur menjadi satu dan menyertakan sejumlah kewenangan pemerintah dalam mengatur sejumlah kebijakan.

Arus penolakan pun datang dari sejumlah organisasi massa seperti Yayasan SET, Aliansi Jurnalis Independen, Lembaga Bantuan Hukum Pers, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia, Masyarakat Pers dan Perfilman Indonesia, Yayasan TIFA, Lembaga Studi Pers dan Pembangunan dan Yayasan 28.

Mereka menolak wacana tersebut karena akan mengancam proses demokratisasi dibidang penyiaran. Koordinator Divisi Advokasi Aliansi Jurnalis Independen, Margiyono mengatkan rencana pemberlakuan ketentuan tersebut memperlihatkan kepanikan pemerintah dalam menghadapi praktek kebebasan pers dan kritisisme media.

“Gagasan yang dimunculkan adalah memfungsikan kembali TVRI dan RRI sebagai instrumen politik pemerintah,sebagaimana yang terjadi di masa lalu” ujarnya.

Guna merespon masalah tersebut, koalisi organisasi massa mendesak pemerintah membatalkan rencana peleburan TVRI dan RRI, baik melalui Peraturan Pemerintah maupun amandemen UU Penyiaran.

Mereka juga menolak intervensi pemerintah dalam mengatur kedua lembaga tersebut dan meminta kepada seluruh pihak menghargai pelembagaan prinsip lembaga penyiaran publik.

RIKY FERDIANTO

http://www.tempointeraktif.com/hg/politik/2010/01/13/brk,20100113-218956,id.html


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: