Oleh: Agus Sudibyo | Januari 6, 2011

Agus Sudibyo: Polri Harus Jelaskan Kenapa Tutup Informasi Rekening

Jalur Baru Buka Rekening Gendut (5)

M. Rizal – detikNews

Jakarta – Secara hukum rekening pribadi memang harus dirahasiakan. Tetapi ketentuan itu bisa dikecualikan oleh UU No 14/2008 bila rekening itu menyangkut pejabat atau jabatan publik. Mabes Polri mestinya bisa memberi penjelasan lebih banyak atas sikapnya.

ICW menggugat Mabes Polri yang tak mau mengungkapan hasil peyelidikan rekening gendut sejumlah perwiranya, ke KIP. Apakah ICW akan memenangkan gugatan di KIP? Persoalannya bukan sekadar menang atau kalah, dibuka atau tidak.

Menurut Agus Sudibyo, seharusnya sejak awal Mabes Polri menjelaskan kepada masyarakat, tentang alasan kenapa tidak memberikan informasi seperti yang diminta ICW itu. Walau, badan publik seperti Polri memiliki peluang dan hak untuk menutup informasi seperti dituangkan dalam UU No 14/2008, namun itu harus dengan alasan yang jelas demi melindungi kepentingan publik yang lebih besar.

Rekening seseorang memang diakui sebagai harta milik pribadi, termasuk pejabat Polri. Hanya saja, prinsip privasi seorang pejabat publik atau negara bisa dikecualikan. Artinya, seorang pejabat atau yang tengah menjalankan fungsi publik harus bersifat terbuka, termasuk dengan hartanya sekalipun seperti rekening. Privasi ini berbeda dengan warga masyarakat lainnya, yang tetap harus ditutup demi kerahasiaan.

Berikut wawancara detikcom dengan Agus Sudibyo yang juga dikenal sebagai aktivis keterbukaan informasi dan kebebasan pers, Sabtu (1/1/2011), di Jakarta.

Bagaimana peluang ICW memenangkan gugatan soal informasi rekening gendut Polri di KIP?

Harus dilihat informasi yang diminta ICW. Informasi tentang apa, apakah itu informasi publik atau bukan, karena informasi publik itu macam-macam. Kalau itu termasuk informasi publik, seharusnya Polri bisa memberikan informasi yang diminta ICW. Saya sendiri kurang begitu tahu, informasi macam apa yang ingin diketahui ICW itu.

ICW minta informasi hasil penyelidikan Polri atas perwiranya yang diduga memiliki rekening gendut, apakah hasil penyelidikan ini bisa dibuka?

Itu memang informasi yang harus dibuka ke publik. Tetapi sebenarnya Polri bisa menunda pembukaan informasi itu, asal dengan alasan yang jelas. Jadi, sebenarnya dalam UU Keterbukaan Informasi Publik itu memberikan peluang kepada badan publik (institusi atau lembaga pemerintahan) untuk tidak memberikan informasi atau menunda informasi.

Tetapi itu sekali lagi harus dengan alasan yang jelas, dan alasan itu disampaikan juga ke Komisi Informasi. Kalau alasannya tidak jelas, artinya itu sudah tidak sesuai dengan aturan UU Keterbukaan Informasi Publik.

Alasannya itu tentu untuk melindungi privasi, melindungi kepentingan publik yang lebih besar dan melindungi keselamatan seseorang, itu mungkin saja tidak dibuka ke publik. Memang prinsipnya keterbukaan informasi publik itu ada batasannya. Tetapi batasannya itu juga harus jelas alasannya.

Apakah rekening gendut pantas disengketakan di KIP?

Rekening gendut itu bisa macam-macam. Informasi rekening seperti apa? Itu kan banyak sekali. Karena itu bisa rekening pejabat Polri atau rekening Polri. Jadi informasi rekening itu sendiri belum jelas. Rekening itu memang persoalan privasi. Tapi kalau rekening itu milik orang yang ada dalam jabatan publik, prinsip itu tidak berlaku. Jadi, privasi itu ada pengecualian untuk orang-orang yang berada pada jabatan publik, sedang menjalankan fungsi publik, yang karena fungsi publik itu, dia harus lebih terbuka dibandingkan dengan warga masyarakat lainnya.

Ini kan rekening gendut yang dinilai sebagai harta pejabat, milik pribadi, apakah bisa dibuka oleh KIP?

Iya itu bisa dibuka, tetapi tetap harus ada batasannya. Jadi menurut saya, sebenarnya pihak Polri sendiri yang harus menjelaskan ini ke publik, kenapa permintaan ICW itu tidak dikabulkan untuk dibuka. Polri tentunya punya peryataan itu, kenapa tidak dibuka.

(zal/diks)

http://www.detiknews.com/read/2011/01/03/170934/1538311/159/agus-sudibyo-polri-harus-jelaskan-kenapa-tutup-informasi-rekening?9911012

 


Responses

  1. […] This post was mentioned on Twitter by rahadian p. paramita. rahadian p. paramita said: RT @p2ip: Updates: Agus Sudibyo: Polri Harus Jelaskan Kenapa Tutup Informasi Rekening … http://ht.ly/1aKjR2 […]


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: